Hey, Hey, There!!!
Baru benah-benah blog ini.
Ceritanya lagi kumat pengen ngeblog. Selama ini lebih sering mampir twitter.
Dan sekarang kayaknya pengen banget cerita dan agak-agak terhambat sama batas karakter di twitter.
Well,
Mau cerita nih, tapi topiknya rada-rada serius. Gak tau deh gue bakat bahas topik serius apa engga. Mehehehehe… :D
Jadi gini, tadi pagi sempat dengerin berita tentang tenggelamnya kapal di sekitar Jawa Timur yang berpenumpang imigran timur tengah yang berangkat dari Jakarta menuju Australia. Dari 200an penumpang yang naik kapal itu, cuma sekitar ¼ nya yang berhasil di selamatkan dan yang lainnya masih dalam pencarian.
Nah, yang jadi fokus gue di postingan kali ini adalah betapa berterima kasihnya gue hidup dan tinggal di Indonesia. Gue gak bisa ngebayangin rasanya harus hidup di negara konflik. Belum lagi kalau harus jadi imigran yang pindah dari satu negara ke negara lain hanya naik kapal sederhana untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Gue gak bisa ngebayangin harus berada di atas kapal di tengah laut malem-malem dengan ketidakjelasan nasib, bersama dengan saudara-saudara satu ras gue. L
Lebih jauh, gue sebenarnya harus sangat-sangat bersyukur banget dengan penghidupan yang lumayan layak yang sudah diberikan oleh orang tua gue sampai saat ini. At least, gue tinggal nerima uang bulanan tiap bulannya, dan masih dengan hinanya sempat untuk menghambur-hamburkan sebagian nominal untuk hal-hal yang sebenarnya gak terlalu penting. Kalau hidup di negara konflik, boro-boro mikirin uang, besok masih dikasih nyawa aja udah syukur banget kayaknya.
If people said life isn’t fair, yes, it is not. It depends on how you being grateful of what you receive every single time that you had.
Mungkin kita merasa sangat berduka melihat saudara-saudara kita di negara konflik, tapi who knows kalau keadaan ternyata berbisik sebaliknya. Mungkin mereka lah yang justru lebih kaya dari kita dalam cerita menyikapi kehidupan, lebih kuat dalam insting bertahan hidup, serta lebih tegar untuk tidak mengeluh atas hidup yang sudah diberikan Yang Kuasa.
So, banyakin bersyukurnya yuk.
No comments:
Post a Comment