Yusril Ihza Mahendra ini dendam kesumat banget mungkin ya
sama SBY. Yusril yang sempat menjabat menteri sekreteris negara di era SBY dan pernah pula
menjabat sebagai menteri di era Mega dan Gus Dur, diberhentikan dari kabinet
jilid 1 nya SBY.
Pemerintahannya SBY ini kayak dicabik pelan-pelan sama sosok
Yusril dengan gugatannya terhadap beberapa keputusan pemerintah. Yusril ini
sendiri orangnya pakar hukum tata negara -___- pantes aja ngerti bener soal
adminstrasi2 hukum gitu ya.
Oh iya, Yusril sempat terseret kasus korupsi kasus
SISMINBAKUM yang melibatkan dia dan istrinya, walaupun gak sampai membawa dia
ke tahanan. Mungkin ini jadi salah satu penyebab dia bercerai dengan istrinya,
walau sekarang udah ada penggantinya. Mungkin sekarang dia mau balas dendam
kali ya sama SBY karena sempat ngehancurin beberapa momen dalam hidupnya.
Walaupun, kalau ditanya soal hubungan keduanya, Yusril mengaku baik2 saja.
Sekarang ini lagi heboh tentang posisi wakil menteri era SBY
jilid 2 yang dianggap inkonstitusional. Walaupun ada undang undang nomor 39
tahun 2008 pasal 2008 yang mengatur jabatan ini, MK menilai penjelasan pasal
ini inkonstitusional karena yang dimaksud dengan wakil menteri adalah pejabat
karir dan bukan merupakan anggota kabinet.
Sebenarnya aku nggak paham sih Yusril ikut jadi penggugat
soal kasus ini ke MK atau engga, tapi tadi liat di salah satu saluran televisi
berita, ada dia sama pak Mahfud MD yang lagi diwawancarai terkait jabatan wakil
menteri di era nya SBY.
Terlepas dari ikutan atau engga nya Yusril terkait kasus
wamen ini, sosok Yusril sendiri ini memang sudah sering banget fight lawan SBY. Keliatannya sih ada
faktor dendam soal pemecatan dia dari jabatan mensesneg dan terkait kasus
korupsi SISMINBAKUM yang melibatkan dia sama istrinya.
Kasus pertama yang dimenangkannya ‘melawan’ SBY adalah
terkait posisi jaksa agung Hendarman Supandji yang tidak turut diberhentikan
saat era SBY jilid 1 berakhir. Gugatannya Yusril diterima dan Hendarman dicopot
dari posisinya. ‘Pertarungan’ keduanya melawan SBY adalah saat menggugat SK
Menkumham yang membatalkan remisi bagi sejumlah koruptor, dan lagi-lagi kasus
dimenangkan oleh pihak Yusril karena pihak MK menilai aturan tersebut
bertentangan dengan amanat undang-undang karena remisi adalah hak semua
narapidana. Kasus berikutnya dalam ‘melawan’ SBY adalah terkait kepres
pengangkatan wakil gubernur menjadi gubernur defenitif Bengkulu yang
menggantikan gubernur sebelumnya karena kasus korupsi, dan voila! Yusril menang lagi!. Gugatan dikabulkan karena kepres
bertentangan dengan undang-undang. Berikutnya sih Yusril denger-denger mau
ngajuin judicial review soal UU APBN 2012 terkait keputusan pemerintah terkait
subsidi BBM.
Yusril sempat diundang SBY ke istana setelah gugatan
ketiganya dikabulkan oleh MK. Selain itu, SBY juga sempat datang ke pernikahan
anaknya Yusril beberapa waktu lalu.
Kalau diliat sih Yusril ini lagi operasi balas dendam sama
SBY, dan SBY tahu itu tapi juga belum keliatan melakukan perlawanan balik (atau
lewat underground?). Dengan track record nya sebagai menteri 3 era,
Yusril ini tentunya cerdas banget dan tahu seluk beluk pemerintahan, terlebih
soal kelemahannya. SBY kalau gak aware, bisa
dilibas ini sama si Yusril.
No comments:
Post a Comment