Sunday, May 27, 2012

Let The Dreams Come True

Waktu kita kecil, kita pasti sering banget dengerin ungkapan “gantungkan cita-cita mu setinggi langit”. Bahkan ungkapan itu masih sering digunain sampai kita beranjak remaja dan dewasa, namun dengan embel-embel untuk tidak terlalu tinggi menggantungkan cita-cita itu agar kita tidak terlalu merasa down saat kita tidak berhasil mewujudkannya atau lebih realistis dalam bercita-cita.
Aku sih bukan orang yang secara saklek netapin apa yang harus aku lakukan atau dapatkan 5-10 tahun mendatang. Pengen sih sekali-kali netapin target apa yang harus dan sudah harus aku lakukan dalam beberapa tahun mendatang, but i’m too lazy for that.
Aku lebih ke orang yang punya mimpi di sembarang tempat dan di sembarang waktu. Jadi, misalnya pas aku lagi asyik liat dokter lalu lalang di rumah sakit atau lagi ngantri di bank, aku langsung kepikiran untuk ‘oh, jadi dokter asyik juga nih….’ atau ‘keren banget kayaknya kerja di bank’. But, just that! I’ve no desire to realize that to be true
See?
 Aku bukan tipe orang yang udah netapin cita-citanya sejak masih belum bisa merangkak atau tipe orang yang udah ditetapin cita-citanya sama orang tua. Malah, pas pendaftaran universitas, aku masih gak tau harus daftar jurusan apa. Aku juga milih jurusan yang sekarang juga gara-gara hasutan abang ku -___- .
I know how pathetic was that!

Disini aku gak ngebahas masalah cita-cita ku sih, namun lebih ke mimpi-mimpi yang sempat pernah mampir di pikiran ku, yang sebagian besarnya sudah tercapai dan sebagian besar lagi on progress.
  1. Dari kecil, aku udah seneng banget sama yang namanya Drum/Marching Band. Kalau pas gak sengaja dengerin samar-samar musik Drum/Marching Band, pasti tiba-tiba langsung girang sendiri, dan langsung heboh nyari sumber suara dan mantengin pertunjukan as long as i can.
Waktu masuk SMA, pas banget ada ekskul Marching Band. Tapi sayang banget, anggotanya tertutup hanya untuk anak-anak yang tinggal di asrama, sedangkan aku ngekos. Alasannya sih biar selalu ready dengan jadwal latihanyang ditetapin.
Aku sedih sih gak bisa ikutan. Tapi cuma dengan ngeliat mereka latihan atau tampil pas ada acara-acara khusus di sekolah, aku udah seneng banget. Gayanya sih santai-santai cool gimana gitu pas dengerin, tapi dalam hati udah loncat-loncat karena bisa sedekat itu dengan pertunjukkan.
But you know what??
VOILA!!!

Aku ikutan Marching Band di perguruan tinggi, bahkan sempat ikutan Grand Prix Marching Band ke 26 di Jakarta, yang notabene merupakaan even bertaraf nasional.
I mean, how crazy is that??!!!
Aku gak pernah mimpi sama sekali untuk jadi salah satu anggota Marching Band, but then, here i am,ever followed National Marching Band Championship.

  1. Aku dari kecil udah suka baca. Kalau dulu sering ditanyain hobinya apa, pasti aku jawabnya ‘membaca’, Hhahahaha….. Dari SD, aku udah langganan majalah Bobo sampai SMP, trus lanjut majalah Aneka, Gaul, Keren Bekan (Buka aib sendiri), trus pas kuliah senengnya baca-baca novel.
Di SMA ku sendiri, ada salah satu unit kegiatan yang mengurusi majalah sekolah yang diterbitin tiap semester. Aku dan beberapa temen sempat mendaftar untuk jadi anggota. Namun sayangnya, aku gak diterima. Beberapa temenku diterima jadi anggota. Setelah beberapa minggu, kalau gak salah ternyata ada pengumuman buat yang udah daftar seleksi tapi gak lulus, masih punya kesempatan buat jadi anggota dengan hanya mendaftar ulang. But, i didn’t get the news early. Aku dapat kabarnya pas pendaftaran ulang ditutup. Can you imagine how sad i was before?
Impian untuk mengelola suatu media cetak sirna sudah semenjak itu.
But guess what??
VOILA!!!
Aku jadi Pemimpin Umum majalah fakultas di kampus ku.
Gokil gak sih???

  1. Kuliah di Jawa
Seperti yang aku bilang di atas, aku masih belum punya jurusan universitas pas akhir-akhir SMA. Tapi aku menyimpan impian untuk kuliah di Jawa, karena aku notabene berasal dari Sumatera. Cuma waktu itu tetap masih belum ngeh mau ambil jurusan apa, yang penting pengennya di Jawa, syukur2 dapat yang negri.
Alasannya pengen kuliah di Jawa sih masih samar-samar. Aku pengen ngerasain suatu kondisi lingkungan yang beda saat itu, apalagi dengan embel-embel kuliah di Jawa, kita lebih punya prestis di bandingkan yang kuliah di Sumatera. Yah, walaupun ujung2nya tergantung individunya juga sih. But still, berhasil mendapatkan kursi di universitas di Jawa itu bisa jadi kebanggaan tersendiri, karena bisa merasakan sesuatu yang berbeda dengan lingkungan asal kita, dan ikut merasakan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang beda tersebut.
Pas lagi heboh daftar ke universitas, aku cuma ngandelin tes SNMPTN which is nut!. Sebelumnya ikut tes UMB sama Telkom, tapi gak lulus.
But guess what??
VOILA!!!
Aku sekarang kuliah di salah satu universitas negri di Jawa.

Poinnya sih, memotivasi diri sendiri untuk terus bermimpi dan bercita-cita, dan harapannya sih bisa berjuang lebih keras lagi untuk mewujudkannya menjadi nyata.
Saat ini, masih ada beberapa mimpi ku yang belum terwujud, dan aku gak menolak diri sendiri untuk menciptakan mimpi-mimpi baru yang tujuannya bisa membuat hidup kita bisa lebih ada maknanya.
Sekarang tuh aku masih sering munculin mimpi-mimpi baru, kayak yang aku bilang di atas, kalau aku lebih ke orang yang senang munculin mimpi di sembarang tempat dan sembarang waktu. Ini juga merupakan salah satu upaya mengisi semangat yang kadang-kadang menurun drastis karena rutinitas sehari-hari. Jadi, mimpi-mimpi yang ada semacam wake up call untuk ngejalanin hidup yang lebih baik dan bermakna lagi.

So, let the dreams come true!!!

No comments:

Post a Comment