Hari rabu ini tepat 15 bulan saya bekerja. Saya bekerja di salah satu pabrik manufaktur di Pulau Jawa. Saya gak mau sebut nama perusahaan di blog ini, karena saya takut ada apa-apa nantinya. Kontrak kerja saya dimulai tanggal 15 Juli 2013 lalu, dan bakalan berakhir di 15 juli 2015. Jadi, saya terikat kontrak kerja menjadi buruh pabrik selama lebih kurang2 tahun.
Hidup Buruh Kontrak! Hahahaha…..
“Gimana nasibnya sehabis kontrak?”
Kalau dari kabar yang beredar, status karyawan kontrak ini bisa berubah menjadi karyawan permanen ergantung sama performa si individu selama masa kontrak dan bergantung sama bos kita selama masa kontrak, apakah mau lanjut pakai kita atau nggak.
Kalau saya pribadi sih masih belum tau mau lanjut atau nggak. Tapi lebih condong ke nggak sih.
“Apa yang sudah saya dapat selama 15 bulan ini?”
Kalau ditanya kayak gini, jujur saya juga bingung jawabnya.
Perjanjian kontrak saya menyebutkan kalau selama 2 tahun ini saya masih belum punya deskripsi job yang jelas dan masih berstatus karyawan training. Mungkin sebagian ada yang familiar dengan program Management Trainee (MT), nah saya terikat kontrak kerja dalam program MT ini.
Sehari-hari saya bekerja bergantung sama kondisi kantor tiap harinya. Tiap hari gak selalu sama yang dilakuin. Kalau lagi ada trouble di lapangan, saya ikut bantu-bantu di lapangan. Kalau semuanya lagi lancar jaya, saya paling duduk manis di dalam kantor atau ngobrol sama karyawan di kantor dan di lapangan. Selebihnya, saya paling cuma buat report sederhana.
Saat awal wawancara kerja di tempat kerja saya sekarang, saya sempat ditanya pewawancara mengenai lebih senang kerja di dalam atau di luar ruangan. Dan pada saat itu dengan pede nya menjawab kalau saya adalah orang yang fleksibel, yang berarti tidak masalah ditempatkan di mana saja. Saat udah mulai kerja, mulai kerasa gak enaknya. Ternyata saya gak begitu nyaman kerja di luar ruangan. Capek euy! Tapi ya namanya juga cari kerja, gak afdol kalau gak capek kali ya.
Beberapa bulan pertama kerja, saya sempat shock karena kerjaannya berasa capek banget, tiap hari pulang di atas magrib dan pulang-pulang badan rasanya pegel linu banget. Saya merasa gak betah banget saat itu dan berkali-kali kepikiran untuk resign, walaupun saya masih terikat kontrak.
Ternyata, awal pertama saya masuk kerja itu merupakan salah satu masa-masa paling berat di kantor saya. Dari info yang saya dengar dari rekan kerja, kondisi kantor gak pernah separah itu sebelumnya. Dan semenjak awal tahun ini, kondisi kantor mulai bertambah baik dan kerjaan pun Alhamdulillah semakin ringan, bahkan terlalu ringan. Sudah beberapa bulan ini saya bingung mau ngerjain apa di kantor. Makan gaji buta terus! Dan ini bahkan saya ngeblog saat jam kerja. Muahahaha
Untung bagi saya, saya sudah merasakan the worst and the best performance –nya kantor, saya sudah tau suka duka nya kerja di kantor saya sekarang. Ntar bakalan kangen deh kalau udah gak kerja di sini lagi.
No comments:
Post a Comment