Selamat pagi.
Pagi ini lagi pengen baca-baca berita menarik dan nemu berita tentang penyerangan Anas & Ibas di Ternate.
Sebenarnya udah denger sebelumnya sih, cuma baru niat baca pagi ini.
Aku sih gak tertarik ngomentarin penyerangannya tapi lebih ke reaksi petinggi negara yang muncul diberita, seperti berikut:
"Reaksi juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan
Keamanan Djoko Suyanto. "Dalam negara demokrasi, tidak boleh ada
tindakan kekerasan, apa pun penyebabnya," kata Djoko di Istana Wakil
Presiden, Jakarta."
"Adapun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, mengatakan
tidak seharusnya perbedaan pendapat diselesaikan dengan kekerasan.
"Apalagi dia (Ibas) adalah sekretaris jenderal partai," kata Hatta yang
juga mertua Ibas ini"
Isn't that funny?
Beberapa bulan terakhir ini pada sering denger kabar gak enak soal penyerangan/tindak kekerasa ormas tertentu terhadap suatu kelompok bahkan kelompok agama tertentu, kan?
Ironi banget kalau tindak kekerasan yang melibatkan rakyat biasa, petinggi negaranya pada biasa2 aja, tapi giliran ada tindak kekerasan sama petinggi partai, yang di atas2 itu langung keliatan vokal banget kayak gini:
"Dalam negara demokrasi, tidak boleh ada
tindakan kekerasan, apa pun penyebabnya"
"Tidak seharusnya perbedaan pendapat diselesaikan dengan kekerasan"
Lah kemarin kemana aja pak waktu heboh penyerangan Ahmadiyah, GKI Yasmin, HKBP Filadelfia, dll?
-_____-"
Aneh banget deh ini orang-orang di pemerintahan.
Tapi, kita mungkin bisa ambil sikap positifnya aja kali ya? ( As we usually did).
Dalam waktu dua tahun sebelum pemilu datang lagi, kita mungkin disadarkan untuk benar2 menggunakan hak pilih dengan bijak, dan belajar dari waktu yang tersisa sebelum pemilu untuk mulai ngebedain mana calon pemimpin yang bener sama yang engga.
Kita juga sebenernya jangan terlalu cepat ngambil kesimpulan kalau karena sekarang pemerintahannya gak jelas, maka pemilu depan milih oposisi. Karena keliatannya dua-dua nya juga gak beres.
Aku sih dulu pro sama Pak Beye, tapi gak tau deh ini kok di periode kedua nya apa2 makin gak jelas.
Yahhh, bingung sih ini kalau udah nyangkut politik, susah bedain mana yang beres sama yang gak beres.
Intinya sih, mulai mikirin dengan bijak pilihan kamu di pemilu mendatang, biar gak menderita di tengah-tengah kaya
No comments:
Post a Comment