Age is(n't) just a number.....
Sudah hampir 23 tahun saya sibuk berkontribusi menghabiskan stok oksigen,
dan berkontribusi nol koma sekian persen dalam sensus bertambah banyaknya penduduk bumi.
Apa cuma saya doang atau semakin bertambah tua, semakin nervous kalau mau ulang tahun?
Akhir-akhir ini sering kepikiran, apa saya worthy-enough untuk bisa menginjak umur saya sekarang.
Kepikiran sama apa saja yang sudah dilakuin setahun belakangan, dan panik sama apa yang bakalan terjadi setahun ke depan.
Saya merasa belum melakukan hal signifikan dalam hidup,dan belum menghasilkan kontribusi apa-apa untuk lingkungan dan orang-orang disekitar.
Sebagian orang mungkin bilang untuk gak terlalu stres mikirin umur dan biarin semuanya let it flow. Tapi masalahnya sekarang adalah saya terlalu ikut sama flow, dan jadinya gak sadar tau-tau udah mau menginjak 23 tahun.
Hhahahaha.....
Ada perasaan seperti 'my life hasn't even started yet!'.
Ada yang pernah ngerasain gak sih, udah umur 20an tapi kayak ngerasa belum 'hidup'?
Saya suka jealous ngeliat temen yang happy sama kerjaan dan karirnya, atau ngeliat temen-temen yang udah sibuk nyebar undangan nikahan, atau bahkan udah sibuk upload foto baby masing-masing.
Saya kok jadi merasa 'ketinggalan' ya?.
Memang sih tiap orang punya jalan hidupnya masing-masing.
Mungkin saya hanya butuh bersabar sedikit lagi dan bersyukur lebih banyak lagi, karena 'we are the only best act for our own destiny' yang artinya cuma kita sendiri pemeran yang bisa menjalankan takdir kita dengan sangat baik.
Sebenarnya, hidup saya sekarang juga gak tersiksa atau nelangsa banget sih.
Saya sudah lulus sarjana teknik setahun lalu, dan sebulan setelah wisuda juga langsung diberi kesempatan untuk kerja di salah satu pabrik kertas.
Dengan penghasilan yang lumayan, saya sudah tidak perlu minta kiriman dari orang tua lagi.
'no need to complain' lah pokoknya.
Tapi kok saya masih merasa ada yang salah sama hidup saya?
Saya tipe orang yang selalu bersyukur atas apa yang saya dapat dalam hidup, baik atau buruk, karena saya percaya everything happens for a reason.
Dengan kondisi gelisah berkepanjangan (ttssssaahhh...) seperti sekarang pun saya masih tetap bersyukur, karena masih banyak orang lain yang nasibnya kurang beruntung.
Saya tetap percaya kalau 'masa' itu akan datang, masa di mana saya nantinya benar-benar menikmati hidup, sampai saya gak punya alasan lagi untuk komplain, dan mungkin di mulai di umur yang baru ini.
Menginjak usia 23 tahun ini, saya hanya butuh lebih banyak berdoa dan terus bersyukur.
Sedikit resolusi mungkin tidak masalah kan?
Saya berharap bisa hidup sehat dan bahagia di sisa umur, dan selalu dikelilingi orang-orang yang sayang sama saya.
Sesimpel itu :)
Jadi, Selamat Datang 23 :D
NB: Postingan ini didedikasikan untuk blog mariska ajeng ini.
Tulisannya bagus banget,buat semangat pengen nulis lagi.
No comments:
Post a Comment